Keunggulan ASI

Berikut beberapa keunggulan ASI dibanding susu formula.

Sumber Gizi sempurna

ASI --> Mengandung zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi. Antara lain, faktor pembentuk sel-sel otak, terutama DHA, dalam kadar tinggi. ASI juga mengandung whey (protein utama dari susu yang berbentuk cair) lebih banyak daripada casein (protein utama dari susu yang berbentuk gumpalan) dengan perbandingan 65:35. Komposisi ini menyebabkan protein ASI lebih mudah diserap oleh tubuh bayi.

Susu Formula -->Tidak seluruh zat gizi yang terkandung di dalamnya dapat diserap oleh tubuh bayi. Misalnya,protein susu sapi tidak mudah diserap karenamengandung lebih banyak casein. Perbandingan whey :casein susu sapi adalah 20:80

Mudah Dicerna

ASI --> pembentukan enzim pencernaan bayi baru sempurna pada usia kurang lebih 5 bulan. ASI mudah dicerna bayikarena mengandung enzim-enzim yang dapat membantu proses pencernaan, antara lain lipase (untuk menguraikan lemak), amilase (untuk menguraikan karbohidrat), dan protease (untuk menguraikan protein). Sisa metabolisme yang akan diekskresikan (dikeluarkan) melalui ginjal pun hanya sedikit, sehingga kerja ginjal si kecil menjadi lebih ringan. metabolisme ini penting karena merupakan proses pembakaran zat-zat di dalam tubuh menjadi enerji, sel-sel baru, dan lain-lain.

Susu Formula --> Sulit dicerna karena tidak mengandung enzim perncernaan. serangkaian proses produksi di pabrik mengakibatkan enzim-enzim pencernaan tidak berfungsi. Akibatnya, lebih banyak sisa pencernaan yang dihasilkan dari proses metabolisme, yang membuat ginjal bayi harus bekerja keras.

Komposisi sesuai kebutuhan


ASI --> Komposisi zat gizi ASI sejak hari pertama menyusui biasanya berubah dari hari ke hari. Perubahan komposisi ASI ini terjadi dalam rangka menyesuaikan diri dengan kebutuhan gizi bayi. Misalnya, kolostrum (cairan bening berwarna kekuningan yang biasanya keluar pada awal kelahiran sampai kira-kira seminggu sesudahnya) terbukti mempunyai kadar protein yang lebih tinggi, serta kadar lemak dan laktosa (gula susu) yang lebih rendah dibandingkan ASI mature (ASI yang keluar hari ke-10 setelah melahirkan). Kandungan kolostrum yang seperti ini akan membantu system pencernaan bayi baru lahir yang memang belum berfungsi optimal. Selain itu, komposisi ASI pada saat mulai menyusui (fore milk) berbeda dengan komposisi pada akhir menyusui (hind milk). Kandungan protein fore milk (berwarna bening dan encer) tinggi, tetapi kandungan lemaknya rendah bila dibandingkan hind milk(berwarna putih dan kental). Walau tampak sehat, pertambahan berat badan bayi yang hanya mendapat foremilk kurang baik. Makanya, jangan terlalu cepat memindahkan bayi untuk menyusu pada payudara yang lain, bila ASI pada payudara yang sedang diisapnya belum habis.

Susu Formula --> Komposisi zat gizinya selalu sama untuk setiap kali minum (sesuai aturan pakai).



Mengandung zat pelindung

ASI --> Mengandung banyak zat pelindung, antara lain imunoglobulin dan sel-sel darah putih hidup, yang perlu untuk membantu kekebalan tubuh bayi. Selain itu, ASI mengandung zat yang tidak terdapat dalam susu sapi, dan tidak dapat dibuat duplikasi atau tiruannya dalam susu formula, yaitu faktor bifidus. Zat ini penting untuk merangsang pertumbuhan bakteri Lactobacillus bifidus yang membantu melindungi usus bayi dari peradangan atau penyakit yang ditimbulkan oleh infeksi beberapa jenis bakteri merugikan, seperti keluarga coli .

Susu formula --> Hanya sedikit mengandung imunoglobulin,dan sebagian besar merupakan jenis yang “salah” (tidak dibutuhkan oleh tubuh bayi). Selain itu, tidakmengandung sel-sel darah putih dan sel-sel lain dalam keadaan hidu

Cita rasa bervariasi

ASI --> Cita rasa ASI bervariasi sesuai dengan jenis senyawa atau zat yang terkandung di dalam makanan dan minuman yang dikonsumsi ibu.

Susu formula --> Bercita rasa sama dari waktu ke waktu



Sumber : Konsultasi ilmiah Prof. dr. Rulina Suradi, Sp.A(K),
IBCLC, Divisi Perinatologi, Departemen Ilmu Kesehatan
Anak, FKUI, RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.


Asi itu saking hebatnya, akan terus menyesuaikan diri dengan pertumbuhan anak.. misalnya yang paling gampang deh, susu formula ada banyak tingkatan ambil contoh enfamil, enfakid, enfagrow.. setiap jangka waktu tertentu penggunaan susu formula kandungannya akan ditingkatkan sesuai tingkatan umur anak. Hebatnya kalo di asi, akan terus menambah komposisi dan tingkatannya sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan anak..

Kandungan nutrisi ASI > 1 th :
In the second year (12-23 months), 448 mL of breastmilk provides:

29% of energy requirements
43% of protein requirements
36% of calcium requirements
75% of vitamin A requirements
76% of folate requirements
94% of vitamin B12 requirements
60% of vitamin C requirements

Dari Jurnal : : Dewey KG. Nutrition, Growth, and
Complementary Feeding of the Breastfed Infant. Pediatric Clinics of North
American. February 2001;48(1)).

No comments: